Minggu, 13-09-2026
  • Selamat datang di SMP Negeri 3 PandawaiSelamat datang di SMP Negeri 3 PandawaiSelamat datang di SMP Negeri 3 PandawaiSelamat datang di SMP Negeri 3 PandawaiSelamat datang di SMP Negeri 3 PandawaiSelamat datang di SMP Negeri 3 PandawaiSelamat datang di SMP Negeri 3 PandawaiSelamat datang di SMP Negeri 3 PandawaiSelamat datang di SMP Negeri 3 PandawaiSelamat datang di SMP Negeri 3 PandawaiSelamat datang di SMP Negeri 3 PandawaiSelamat datang di SMP Negeri 3 Pandawai
  • Selamat datang di SMP Negeri 3 PandawaiSelamat datang di SMP Negeri 3 PandawaiSelamat datang di SMP Negeri 3 PandawaiSelamat datang di SMP Negeri 3 PandawaiSelamat datang di SMP Negeri 3 PandawaiSelamat datang di SMP Negeri 3 PandawaiSelamat datang di SMP Negeri 3 PandawaiSelamat datang di SMP Negeri 3 PandawaiSelamat datang di SMP Negeri 3 PandawaiSelamat datang di SMP Negeri 3 PandawaiSelamat datang di SMP Negeri 3 PandawaiSelamat datang di SMP Negeri 3 Pandawai

Pendaftaran Penerimaan Murid Baru Tahun Pelajaran 2026/2027

Diterbitkan : - Kategori : Berita

LAIPORI – Suasana ceria sekaligus sibuk mewarnai gerbang SMP Negeri 1 Pandawai sejak awal bulan Juli. Panitia Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) resmi membuka posko pelayanan untuk menyambut calon peserta didik baru. Kegiatan yang dinantikan banyak orang tua ini berlangsung selama empat hari berturut-turut, terhitung sejak tanggal 1 Juli 2026 yang lalu.

Selama periode pendaftaran tersebut, tercatat sebanyak 61 calon siswa telah mendaftarkan diri ke sekolah ini. Para pendaftar didominasi oleh lulusan dari tiga sekolah dasar terdekat, yakni SDI Laipori, SDI Menggit Timbi, dan SDI Walakiri. Kehadiran para calon murid baru ini membawa angin segar bagi perkembangan akademik dan prestasi di SMP Negeri 1 Pandawai untuk tahun ajaran mendatang.

Kendati berjalan dengan lancar, proses verifikasi berkas tidak luput dari tantangan lapangan. Ketua Panitia SPMB, Titus Rihi, mengungkapkan bahwa pihak panitia sempat menghadapi beberapa kendala, terutama terkait dokumen persyaratan yang dibawa oleh orang tua murid. Banyak di antaranya yang masih belum lengkap atau tertinggal saat diserahkan ke meja pendaftaran.

Namun, kendala tersebut tidak sampai menghambat hak anak-anak untuk mendapatkan kuota sekolah. Titus Rihi memastikan bahwa panitia memberikan kebijakan yang longgar dan humanis. Orang tua yang berkasnya belum lengkap tetap diizinkan mendaftar, dengan catatan kekurangan dokumen tersebut wajib dilengkapi dan diserahkan kembali nanti pada saat proses pendaftaran ulang. [*]